JENIS BIDANG USAHA BISNIS PILIHAN

Real Business For Real Money Maker
Tips Memilah & Memilih Bisnis Yang Efektif Dan Efisien

Secara garis besar jenis bidang usaha/bisnis ditentukan oleh beberapa kriteria, diantaranya :
  1. Jenis produk yang ditawarkan, apakah berupa barang niaga/perdagangan, atau berupa produk jasa.
  2. Sistem distribusinya (Marketing Plan), apakah Konvensional (umum), atau multi level (bertingkat)/network/jaringan/refferal.
  3. Media yang digunakan dalam pendistribusian produk, Offline dengan membuka toko/counter/office/small office secara biasa dan menunggu client, atau online yang biasanya memanfaatkan jalur internet.
  4. Sifat produknya, produk konsumsi, atau non-konsumsi.


Dalam perkembangannya, apapun jenis produk dan sifat produknya, digeneralisasi lagi menjadi 2 kriteria :
  1. Sistem distribusinya: Konvensional, dan network (jaringan) & referral (refferensi).
  2. Media yang digunakan: Offline, dan online.
Perkembangan berikutnya menunjukan bahwa sistem distribusi yang digunakan dan media yang digunakan akan saling melengkapi.
Sebagai contoh:
· Pulsa online/Kios pulsa on-line
· Toko buku online, Toko bunga online, Gallery Handycraft Online
· Kursus online, Iklan on-line
· Multi Level (MLM) & Viral Marketing, baik offline maupun online
· Sistem penjualan produk/jasa secara referral (refferensi), baik secara offline maupun online.
· Dan masih banyak contoh lainnya !
CEK KENYATAAN 1
Banyak orang yang memilih bisnis jaringan/network & referral (refferensi) baik secara offline maupun online untuk mendapatkan atau menambah penghasilan dengan pertimbangan :
  • Tidak menggangu pekerjaan/usaha utama.
  • Bisa dikerjakan sambil melakukan aktivitas lain, dan bisa mengatur jam kerja sendiri.
  • Fleksibel, karena bisa dikerjakan kapanpun dan dimanapun. Selain itu, biasanya bisa digabungkan dengan bisnis/usaha yang telah dimiliki.
  • Tidak terlalu membutuhkan modal yang terlalu besar tapi bisa memiliki omzet yang besar.
  • Tingkat pengembalian modal/BEP yang (relatif) lebih singkat dibanding sistem konvensional/umum.
  • Penghasilan yang bersifat akumulatif.
  • Bisnis & penghasilan yang bisa diwariskan.
  • Dengan kecanggihan teknologi internet yang on-line, penyebaran informasi dalam memasarkan produk/jasa akan lebih cepat, efektif, dan efisien.
  • Dan lain-lain.
CEK KENYATAAN 2
Banyak orang yang sukses dalam menjalani bisnis jaringan/network & referral (refferensi), baik offline maupun online. Tapi ternyata…….banyak juga orang yang gagal ! Bahkan di tempat/perusahaan yang jelas-jelas bonafid dan menggunakan sistem Marketing Plan yang sangat sederhana serta tidak memerlukan modal yang besar sekalipun, masih banyak juga yang gagal !!!

Penyebab Umum Terjadinya Kegagalan:
1. Cepat bosan dan terlalu berorientasi pada hasil besar yang INSTANT. Hingga seringkali terlalu cepat berganti bidang bisnis/perusahaan yang dapat menghilangkan FOKUS BISNIS.
2. Menyepelekan sistem dan tidak mengikuti cara kerja standar yang diberikan oleh perusahaan/pengelola. Karena merasa pintar, maunya pakai cara sendiri.
3. Mudah menyerah saat mendapat rintangan/hambatan. Padahal inti kesuksesan semua bisnis adalah bertahan saat menerima hambatan/rintangan.
4. Salah perhitungan, tidak pernah introspeksi/evaluasi menuju perbaikan/inovasi.
5. MALAS : M-A-L-A-S !

Tips Memilih Perusahaan/Pengelola Bisnis
1. Pilih perusahaan/pengelola yang memiliki kejelasan hukum, kejelasan Marketing Plan, kejelasan sistem pembagian keuntungan/penghasilan, sistem backup yang teruji kredibilitasnya, dan fasilitas full support sistem.
2. Pelajari Company Profile/Profil pengelola, pengalaman, visi & misi yang dimiliki. Jangan sekali-kali HANYA MELIHAT HASIL AKHIR YANG BESAR, tanpa Anda tahu apakah PROSES pencapaiannya terukur dan sebanding dengan apa yang harus dikorbankan!
3. BACA & PELAJARI peraturan-peraturan, perjanjian-perjanjian, dan ATURAN MAIN yang dikeluarkan oleh perusahaan/pengelola (TERM & CONDITIONS).

Tips Memilih Bidang Usaha/Bisnis
1. Tidak perlu takut mengambil keputusan dalam berbisnis yang RESIKO-nya telah Anda ketahui. Takut mengambil keputusan, berarti takut untuk berbisnis. Terlalu takut mengambil resiko dalam berbisnis, Anda tidak akan pernah sukses menjalani bisnis. Hargai diri Anda sesuai dengan potensi yang Anda miliki dan NILAI KEHIDUPAN yang ingin Anda miliki.
2. Ukur resiko bisnis dari bidang pilihan Anda sesuai dengan MINAT, BAKAT, KEMAMPUAN (Modal&Keterampilan), dan SEBERAPA BESAR PENGHASILAN serta NILAI KEHIDUPAN yang ingin Anda miliki.
3. Modal kecil belum tentu resikonya kecil. Sebaliknya, modal besar belum tentu resikonya besar. Kemudahan sistem yang ditawarkan harus sebanding dengan hasil yang akan didapat.
4. Setelah mengetahui resiko bisnisnya, Anda harus tahu POTENSI PASAR (MARKET) dari produk/jasa yang ditawarkan. Produk/jasa yang sedang tren, belum tentu membuat Anda sukses. Yang paling penting untuk dipertimbangkan adalah: Jumlah/persentase (%) kebutuhan pasar (baca: masyarakat), masa/lamanya waktu penggunaan produk barang/jasa tersebut, siapa saja yang menggunakan/membutuhkan (segmentasi), dan penyusutan NILAI produk barang/jasa yang ditawarkan dalam beberapa waktu ke depan.
5. JANGAN PERNAH BERHENTI UNTUK BELAJAR DAN MEMPELAJARI HAL-HAL BARU YANG MENDUKUNG BIDANG BISNIS PILIHAN ANDA !
6. Tidak perlu malu bertanya dan mencari tahu tentang informasi yang Anda butuhkan.
7. Tidak perlu malu untuk meminta DUKUNGAN & BANTUAN dari pihak lain !
Semoga artikel ini berguna bagi kita semua.
Bila Anda sudah memiliki bidang bisnis pilihan, kami mengucapkan selamat berbisnis dan semoga SUKSES!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Sampaikan Komentar Anda Di Sini